PACITAN-JARRAKPOSKATIM-Penghuni wisma atlet Pacitan, kembali berkurang. Itu setelah empat pasien dalam pengawasan (PDP) dipulangkan dan melakukan karantina mandiri dirumah masing-masing.

Keempat PDP tersebut, satu diantaranya dari Desa Bubakan, Kecamatan Tulakan. Hasil swab dari PDP tersebut dinyatakan negatif. Kemudian satu PDP yang berasal dari transimisi lintas daerah, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fattah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. “Satu santri asal Temboro dan kedua orang tuanya negatif hasil swab,” kata juru bicara percepatan penanganan covid-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto, Kamis (21/5).

Menurut Rachmad, ke empat penghuni wisma atlet tersebut, saat ini sudah diperbolehkan pulang dan harus melakukan karantina mandiri selama dua pekan. “Mereka terus dilanjutkan karantina mandiri di rumah, yang sudah disurvei oleh petugas kesehatan dan babinsa serta babinkamtibmas selama 2 minggu. Mereka harus displin,” pesannya.

Dengan keluarnya empat penghuni wisma atlet, saat ini hanya menyisakan 7 orang yang masih menjalani masa karantina. Lima diantaranya berasal dari klaster Temboro dimana tiga orang diantaranya pasien positif covid-19. Selain itu ada satu pasien asal klaster PLTU dan klaster Desa Kembang. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here