PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Kejadian Sebuah Truck No. Pol AE 8305 US masuk jurang, berawal saat sang sopir Wijiantoro (44), bersama anaknya, Amelia (14), melakukan perjalanan dari rumahnya, Desa Cepoko, Kecamatan Ngrayun menuju ke rumah orang tuanya yang berada di desa Ngrayun, Senin (25/5).

Ditengah perjalanan, tiba tiba Sopir menghentikan Truknya dengan alasan kurang jelas. Kemudian, ia justru menyuruh anaknya Amelia yang masih berumur 14 tahun, pelajar, untuk menggantikan menyetir truk tersebut.

Semula, Amelia mengemudi dengan lancar, namun setelah sampai ditikungan Gayutan, yang terletak di dukuh Gunung Manen, sopir yang masih berstatus pelajar itu, mengambil terlalu menepi hingga ban depan kiri keluar dari bahu jalan. Hal itu menyebabkan Truk terperosok masuk jurang dengan kedalaman 10 m dan menyangkut di pohon Pinus.

Kepala Spkt Polsek Ngrayun, Aiptu Anang Estu yang mendatangi lokasi kejadian, membenarkan adanya kejadian laka lantas tersebut. “Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Proses evakuasi di bantu oleh masyarakat sekitar,”tuturnya.

Sementara Kapolsek Ngrayun AKP Suroso, ketika dihubungi menyayangkan kejadian laka Tunggal itu. Disebabakan adanya anak yang masih pelajar berusia berusia 16 tahun yang mengemudikan kendaraan roda 6.

“Peristiwa ini seharusnya tidak perlu terjadi, peran orang tua itu sangat penting sekali, sangat ironis sekali,”pungkasnya. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here