MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid – 19 Kabupaten Magetan, dari Dinas Kesehatan bergerak cepat. Segera melakukan Rapid Test pada belasan Kepala Sekolah setingkat SMA dan Pengawas yang mengikuti pelantikan di Surabaya pada 20 Mei lalu.

Rapid Test dilakukan pasca ada informasi salah satu peserta pelantikan Kepala Sekolah dan pengawas diselenggarakan Dinas Pendidikan Propinsi Jatim itu, yang diikuti 240 peserta itu, didapati ada yang meninggal dunia. Peserta yang meninggal berasal dari Mojokerto.

Didik Styo Margono Ketua Tim Penanggulangan Covid – 19, Dinas Kesehatan Magetan saat dikonfirmasi, Selasa (2/6) mengatakan bahwa hari ini telah dilaksanakan rapid test terhadap 13 Kepala Sekolah dan pengawas yang ikut pelantikan di Surabaya.

Pelaksanaan Rapid Test yang dilakukan di gedung salah satu SMU itu, sebanyak 13 orang diperiksa kesehatanya serta diambil darahnya untuk rapid test.

”Ia benar ada sebanyak 13 Kepsek dan Pengawas yang kita rapid test hari ini, hasilnya non reaktif,” tandasnya.

Meski saat ini hasil rapid testnya nonreaktif, lanjut Didik, mereka diminta untuk melakukan isolasi mandiri dirumah masing masing untuk sementara waktu. “Hingga jadwal rapid test ulangĀ  kedua 7 hari mendatang,” pungkasnya. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here