PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Pacitan, kembali menemukan klaster baru penyebaran coronavirus disease (covid-19).

Hal itu merujuk informasi dari Pemprov Jatim. Sebelumnya sebanyak 240 calon kepala sekolah jenjang pendidikan menengah di Jawa Timur, mengikuti proses pelantikan dalam jabatan, guru yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah.

Kegiatan pelantikan itu dilaksanakan dalam empat tahap. Namun apesnya, pada tahap ke empat, ada salah satu calon kepala sekolah, yang dikabarkan meninggal dunia akibat terinfeksi covid-19.

Dari ratusan rombongan guru pendidikan menengah yang mengikuti pelantikan tersebut, ada beberapa diantaranya berasal dari salah satu SMKN di Kecamatan Pacitan. Secara kebetulan mereka ikut di tahapan ke empat proses pelantikan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, Trihadi Hendra Purwaka membenarkan adanya klaster baru covid-19 asal Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. “Rabu besok akan kita laksanakan tracing terhadap beberapa guru yang pernah hadir dalam prosesi pelantikan calon kepala sekolah di Surabaya,” ujar dokter yang akrab disapa Hendra ini, Selasa (2/6).

Menurut Hendra, dari hasil tracing sementara memang ada dua guru dari salah satu SMKN di Pacitan, yang patut diduga untuk dilakukan uji swab. Baik kepada yang bersangkutan maupun lingkungan keluarga yang ada kontak erat dengan kedua guru tersebut. “Akan kita swab, baik kepada kedua guru tersebut maupun keluarga,” tandasnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here