PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Harapan para aparatur sipil negara (ASN) dan para purna bakti di Kabupaten Pacitan, untuk bisa menerima hak gaji ke 13 di awal tahun ajaran baru ini, tampaknya hanya sebatas angan.

Pasalnya, pemerintah pusat belum akan merealisasikan hak para abdi negara itu, pada Juni ini. Meski, tahun ajaran baru 2020/2021 akan dimulai pada 13 Juli mendatang.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Keuangan, berencana membayarkan hak para ASN itu, berbarengan dengan tahun ajaran baru pendidikan. Namun seiring pandemi global coronavirus disease (covid-19), pemerintah sementara waktu belum membuat skenario pembayaran gaji ke 13.

Kabid Anggaran dan Perbendaharaan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Pacitan, Surono, juga belum mendapatkan petunjuk resmi dari pemerintah pusat, soal skenario pembayaran gaji ke 13. “Sampai detik ini belum ada juknis dari pemerintah pusat soal pembayaran gaji ke 13,” ujarnya, Sabtu (6/6).

Surono juga baru mendengar informasi dari pemberitaan media massa, yang mengabarkan kalau gaji ke 13, baru akan dibahas pemerintah pada September atau Oktober nanti. “Informasinya baru akan dicairkan pada akhir tahun nanti. Tapi akhir tahun itu bulan apa, kami juga belum menerima informasi pasti dari pusat. Gaji ke 13 itu kan kewenangan pemerintah pusat,” tandasnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here