Rab. Mar 3rd, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Diduga Tak Bisa Berenang, Pelajar Kelas 4 Tewas Tenggelam Di Magetan

1 min read

MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Peristiwa memilukan menimpa pelajar kelas empat, Zainal Mutaqin (11), Warga Kedung Panji Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan. Pelajar usia 11 tahun itu tewas tengelam di sungai Bengawan Madiun, Lembeyan, Magetan, saat berenang bersama empat orang rekanya. Jumat siang (13/6).

 

Kapolsek Lembeyan AKP Suyatni mengatakan peristiwa naas ini menimpa bocah usia 11 tahun tengelam akibat tidak bisa berenang di sungai Bengawan Madiun.

”Koban bernama Muhammad Zainal Mutaqin, usia 11 tahun tercatat sebagai pelajar kelas 4, warga desa Kedungpanji, Kecamatan Lembeyan. Korban bersama tiga rekanya, berenang disungaj, namun karena tidak bisa berenang korban tengelam, meski sempat ditolong oleh ketiga temannya, namun tidak berhasil,” terangnya.

Karena tidak bisa berenang semua temannya, lanjut Kapolsek, berusaha meminta pertolongan ke warga lain. ”Namun warga yang datang untuk memberikan pertolongan mendapati korban sudah dalam posisi mengambang dengan posisi tengkurap pada tepi bengawan dalam keadaan sudah meninggal dunia,” tambahnya.

Korban selajutnya Dievakuasi warga kerumahnya. Pihak kepolisian dari Polsek Lembeyan dibantu tim Inavis Polres Magetan. Melakukan penyelidikan dilokasi dan memintai keterangan sejumlah saksi, bahwa di dapati korban tengelam pada bengawan dengan kedalaman kurang lebih dua meter, Lebar 8 meter.

Dari hasil pemeriksaan tim kesehatan Puskesmas Lembeyan, pada jenazah korban di dapati, pada bagian hidung mengeluarkan cairan, pada dubur mengeluarkan kotoran, ini ciri ciri orang tengelam, akibat paru paru kemasukan air dan kehabisan oksigen. Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, murni karena kecelakaan.

”Pihak keluarga korban menerima peristiwa ini, bahwa korban meninggal dunia murni karena tidak bisa berenang, karena tenggelam dan menganggapnya sebagai musibah, selajutnya jenazahnya kita diserahkan untuk dimakamkan, ” pungkasnya Kapolsek. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *