Kam. Jan 28th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Oknum Perangkat Desa Magetan Tertangkap Mencuri Kota Amal Masjid Di Ngawi

2 min read

NGAWI-JARRAKPOSJATIM-Entah setan apa yang merasuki seorang oknum perangkat desa asal salah satu desa di Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan, hingga nekat diduga mencuri kotak amal di salah satu tempat ibadah di Kecamatan Padas, Ngawi.

Keterangan salah satu saksi mata di lokasi kejadian, yang engan disebut namanya mengatakan, Dari identitas KTP yang di bawa, pelaku diketahui berinisial EC usia 32 tahun. Warga Ngariboyo Magetan.

”Saat itu saya melihat seseorang yang tidak dikenal berada di dalam masjid, gerak geriknya mencurigakan, terlihat melakukan sesuatu pada kotak amal Masjid Al Iklas. Ternyata benar orang tadi berusaha mengambil isi kotak amal tersebut. Selajutnya saya memanggil warga yang lain dan kita tangkap berdamai ramai, ” terangnya.

Saksi juga mengatakan sebelum diserahkan ke polisi pelaku sempat dibawa kebalai desa setempat untuk dimintai keterangan, dan mengaku sebagai oknum perangkat desa.

Kapolsek Padas, AKP Juwahir, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut “Benar mendapat laporan dari warga, telah terjadi peristiwa pencurian pada hari ini, Jum’at (23/6) sekitar pukul 10 pagi, pada salah satu tempat ibadah. Pelaku diketahui sebagai EC usia 32 tahun warga Magetan,”paparnya.

Dari pengakuan pelaku lanjut Kapolsek, ‘pelaku sudah melakukan sedikitnya dua kali pencurian pada tempat berbeda. Modusnya dengan mendatangi tempat tempat ibadah yang sepi, selajutnya pelaku mengunakan kunci khusus dari kawat yang di modifikasi untuk membuka gembok, lalu mengambil isinya dan mengembalikan lagi tanpa merusak gembok kotak amal.

Mengenai pekerjaannya, kata Kapolsek, pelaku sebagai oknum perangkat desa masih kita dalami Pasalnya di KTP tertera pekerjaan swasta. Saat ini dari tangan pelaku kita amankan sejumlah barang bukti seperti gembok kunci dan berbagai kawat yang di modifikasi yang diduga sebagai alat untuk membuka gembok kotak amal, sejumlah uang dan motor roda dua berplat merah.

”Pelaku kita amankan dimapolsek untuk kita mintai keterangan lebih mendalam, guna penyidikan, bila nanti terbukti melakukan tidak pidana pencurian akan kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun.” pungkasnya. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *