PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Setelah transimisi asrama haji Sukolilo Surabaya dan Pondok Pesantren Al-Fatah Desa Temboro, kini klaster baru yang belum diketahui asal-usulnya, kembali muncul di Pacitan.

Kali ini satu warga, Kecamatan Kebonagung yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) akhirnya dinyatakan positif covid-19 hasil uji swab. Hanya saja, gugus tugas belum bisa menyampaikan asal-usul transmisi sebaran.

Selain satu warga Kebonagung, diperoleh informasi juga adanya satu pasien covid-19 conform yang saat ini menjalani perawatan di salah satu rumah sakit yang ada di Surabaya.

Hanya saja pasien yang merupakan warga Kecamatan Bandar itu, masuk dalam pencatatan pasien positif covid-19 di Surabaya. Sehingga jumlah pasien positif covid-19 di Pacitan, yang semula 16 orang bertambah menjadi 17 orang. Yang sembuh sebanyak 5 orang.

Dalam keterangan persnya, Wabup Pacitan Yudi Sumbogo, mengatakan, hasil swab sebanyak 21 orang, 20 diantaranya negatif. Dan satu pasien dinyatakan positif covid-19. “Sehingga total ada 17 orang, sembuh lima orang dan positif covid-19 sebanyak 12 orang,” jelasnya, saat menggelar jumpa pers di aula pendopo Pemkab Pacitan, Jumat (12/6).

Sebagai gugus tugas, ia menegaskan, selalu berupaya melakukan pencegahan. Meski sampai saat ini, masih ada penambahan pasien positif covid-19.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Yudi Sumbogo menegaskan, satu pasien covid-19 conform tersebut merupakan PDP asal Kecamatan Kebonagung, yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. “Satu pasien covid-19 conform tersebut, merupakan PDP asal Kecamatan Kebonagung,” tegasnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here