MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Tak ada yang menyangka sebelumnya, jika Sriatun (62), harus mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Rabu (17/6). Yang lebih menggempar lagi, wanita Warga desa Parang, kecamatan Parang Magetan itu bunuh diri di Gedung Sekolah, tak jauh tempat tinggalnya.

Peristiwa memilukan itu diketahui pertama kali oleh Sarmo, petugas kebersihan sekolah yang akan melakukan aktifitas dipagi hari. Ia melihat wanita tergantung dengan seutas kain pada teras kelas.

Melihat ada wanita tak bergerak tergantung, ia segera melaporkan pada warga lain kemudian dilanjutkan kepihak kepolisian.

Sarno, Petugas Kebersihan mengatakan, saat itu dirinya mau masuk sekolah. “Baru buka helm, terus melihat ada orang gantung diri, langsung melaporkan ke warga sekitar,”terangnya.

AKP Bayu Nirbaya, Kapolsek Parang mengatakan, usai dilakukan pemeriksaan oleh tim Inafis Polres Maget dan dokter Puskesmas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban. “Korban murni bunuh diri dengan cara gantung diri akibat permasalahan keluarga. Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan,”terangnya.(Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here