PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Hampir tiga bulan fasilitas publik Stadion Gelora Batoro Kantong Ponorogo ditutup dari aktifitas, akibat Pandemi Korona. Kini fasilitas kebanggaan warga Ponorogo itu telah dibuka kembali.

 

Namun kondisinya cukup memilukan, rumput serta tumbuhan liar hampir hampir dijumpai ditiap sudut bahkan ditengah lapangan, rumput setinggi lutut pria dewasa. Selain itu tampak pada beberapa bangunannya, seperti tribun terlihat kotor dan rusak.

Wahyudi salah satu warga kota yang sedang berolah raga menyayangkan kondisi Stadion Betoro Katong yang nampak tak terurus. “Baru dibuka, kita olah raga lari dan nyantai disini. Tapi sayangnya kondisi rumput sudah tinggi dan banyak kotoran. Mohon segera ditata rapi dan dibersihkan,”paparnya.

Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo Agus Sugiarto saat dikonfirmasi, Selasa (16/6) mengakui bahwa kondisi stadion setelah ditutup hampir tiga bulan dan baru dibuka satu Minggu yang lalu,masih sehingga perlu banyak perbaikan.

”Stadion baru kita buka seminggu, silahkan bagi warga yang ingin berjoging. Memang kondisi rumput masih belum dipotong seluruhnya, masih bertahap karena keterbatasan tenaga,”terangnya.

Mengigat sebelumnya semua fokus kepada penanganan covid, pihaknya meminta masyarakat untuk memakluminya dengan kondisi stadion seperti itu. Sekarang dalam proses pembersihan dan perapian.

”Saat ini warga sudah bisa untuk berjoging di stadion, jam buka dari jam 6 pagi hingga jam 5 sore. Namun untuk olah raga seperti sepak bola belum kita ijinkan mengigat kondisinya seperti itu, rumput tinggi tidak mungkin untuk sepak bola. Dalam waktu dekat dipastikan sudah bisa dipergunakan,” terangnya.

Disinggung soal bangunan yang rusak, Kadis Pariwisata mengaku bukan merupakan wewenangnya, ”Itu Dinas Pekerjaan Umum untuk perbaikan,” pungkasnya. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here