PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Pelaksanaan Pilbup serentak di tengah wabah coronavirus disease (covid-19), dukungan data, menjadi prioritas utama dalam pengawasan disetiap tahapan yang hendak dilaksanakan oleh Bawaslu.

Kordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi (HHDI), Bawaslu Pacitan, Agus Haryanto, mengatakan, ketersediaan data, tak cukup hanya berupa hard copy. Namun suguhan data elektronik merupakan persoalan mendasar yang wajib tersedia dalam penyelenggaraan Pilbup ditengah wabah coronavirus disease (covid-19). “Karena itulah, kami mempersiapkan sistem pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum (Sipedih) berbasis aplikasi. Sehingga data yang akan muncul dari setiap tahapan Pilgub, bisa terdokumentasi dengan baik dan mudah diakses semua kecamatan,” katanya, Jumat (19/6).

Aplikasi tersebut, hanya untuk internal Bawaslu. Sekalipun masih dalam proses dan koordinasi dengan Bawaslu Provinsi Jatim, akan tetapi, Agus optimistis, bahwa dengan Sipedih, akan lebih mempermudah pengawasan.

Selain juga sebagai pengamanan data yang akan muncul. “Setiap kecamatan sudah ada data base. Sehingga kita cukup mengakses dari kabupaten, semua data bisa masuk. Ini sebagai inovasi. Saat ini masih dalam tahap perkembangan dan perbaikan dan perlu koordinasi dengan provinsi,” jelasnya.

Menurut Agus, data merupakan persoalan krusial yang harus tersedia dan aman dalam jangka waktu tertentu.
“Data menjadi hal sangat penting. Bukan hanya sekarang. Data itu harus bersifat aman, aksesibel, memiliki tingkat keterbacaan dan ketersediaan dengan baik. Karena itulah, dengan aplikasi Sipedih ini, kita minta data apapun, cukup dari kantor sudah bisa di akses seluruh kecamatan,” tandasnya. (yun).

Editor : Dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here