Sab. Jan 16th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Gilir Siswi Dihutan Badegan, Dua Remaja Di Bekuk Polisi

2 min read

PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Setelah kasus Dukun Cabul dengan 7 korbannya, kini Jajaran Satreskrim Polres Ponorogo kembali menangani pencabulan.

Tak kalah miris, dalam kasus pencabulan ini, dua remaja laki-laki diamankan polisi, setelah tertangkap menggilir seorang siswi ditengah hutan diwilayah Badegan.

Terungkapnya peristiwa cabul ini berawal dari laporan warga yang memergoki dua remaja laki-laki bersama seorang remaja perempuan sedang berbuat tak senonoh ditengah hutan.

“Karena kepergok dua orang pelaku dan korban kabur, celakanya mereka meninggalkan dua motor dan barang barangnya. Oleh warga, Barang Bukti yang ditinggal para pelaku, diserahkan kapolsek Badegan,”kata Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nor Azis.

Akhirnya kasus ini terungkap, dari ponsel para pelaku yang tertinggal tersebut. “Diketahui mereka adalah AW, 21 tahun dan ES, 22 tahun  keduanya warga Desa Watu Bonang, Badegan, sedang korbannya adalah AR berstatus siswi, usia 17 tahun,”lanjut Kapolres

Modusnya terang Kapolres, pelaku AW mendekati, AR, korban sekitar bulan Oktober tahun 2019, kemudian berpacaran. Keduanya sudah beberapa kali berbuat asusila dilokasi yang sama. Kemudian sebelum kepergok warga dihutan, AW mengajak ES untuk berbuat persetubuhan dengan AR di hutan itu.

“Karena dijanjikan akan dinikahi serta diancam para pelaku untuk menyebarkan foto screen shoot percakapan pelaku dengan korban, akhirnya korban menuruti kemauan kedua pelaku. Pada tempat yang sama yaitu dihutan Badegan. Korban kembali digilir dua pemuda tersebut, namun apes aksinya tersebut dipergoki warga, hingga berujung penangkapan kedua pelaku, atas laporan orang tua korban,” terang Kapolres.

Kedua pelaku lanjut Kapolres, bila terbukti bersalah terjerat pasal 82 undang undang KUHP tentang perbuatan asusila disertai ancaman, pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara. Denda paling banyak 5 milyar rupiah. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *