Rab. Mar 3rd, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Nekat Pulang Kampung Wanita Muda Asal Kertosari, Positif Korona

2 min read

PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Jumlah pasien positif Korona di Ponorogo kembali bertambah. Kali ini, seorang wanita asal Kertosari, Babadan yang bekerja di Surabaya, dinyatakan positif Covid-19 setelah pulang kampung.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengabarkan, hari ini, Kamis (25/6), kembali terdapat penambahan 1 kasus positif Covid-19. “Yang kita dapatkan dari imported case, Perempuan, 25 tahun, berasal dari Kertosari, Kecamatan Babadan, sehari-hari bekerja di Surabaya,”terangnya.

Sekitar 3 hari yang lalu, lanjut Bupati, yang bersangkutan pulang dari Surabaya, mengeluh demam dan batuk kemudian berobat ke RSUD Dr Hardjono. “Berdasarakan pemeriksaan saat itu didapatkan pneumoni bilateral dan Rapid Test Antibody Reaktif. Setelah dilakukan pemeriksaan PCR terhadap swab tenggorokan, hari ini didapatkan hasil positif COVID-19,”paparnya.

Bupati Ponorogo sangat menyayangkan karena pasien ini memilih pulang dalam keadaan sakit, dan justru tidak memilih untuk tetap berobat di Surabaya sampai sembuh. “Karena hal ini dapat beresiko menularkan kepada orang lain, bisa saja menularkan orang yg dekat dengannya selama perjalanan, juga keluarganya yang di rumah,”tambahnya.

Bupati kembali menambahkan, kemungkinan hal ini terjadi karena saat ini seluruh Rumah Sakit di kota besar penuh dengan pasien COVID-19. Bahkan beberapa RS terpaksa menutup pelayanan dikarenakan sudah overload. Hal ini bukan tidak mungkin terjadi di Ponorogo, apabila kondisi di kota-kota besar tersebut tidak dapat dikendalikan, sehingga orang – orang yang sakit disana, kembali ke daerah asal masing-masing.

“Apalagi jika ditambah dengan kurangnya kedisiplinan kita dalam menerapkan protokol kesehatan. Tentunya bukan hal seperti itu yang kita harapkan,”lanjutnya.

Untuk itu Bupati menghimbau kepada seluruh warga Ponorogo, untuk mengingatkan saudaranya yang berada di luar kota, untuk tetap menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.Tunda dulu kepulangan ke Ponorogo jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak. Apalagi jika dalam kondisi sakit, mohon untuk tetap di sana dan berobat sampai sembuh.

“Mari saling menjaga satu sama lain. Mari melindungi keluarga dan saudara-saudara kita yang ada di Ponorogo.
Kepala Kepala Desa atau Lurah dan seluruh perangkatnya beserta Ketua RT/RW saya harap untuk meningkatkan kewaspadaan dan monitoring keluar masuknya orang di wilayahnya. Supaya penambahan kasus COVID-19 terutama yang berasal dari _
imported case bisa dihambat,”terangnya.

Di sisi lain, kata ornag nomor satu di Pemkab Ponorogo ada 1 orang pasien yang dinyatakan sembuh, yaitu pasien nomor 24, laki- laki, yang beralamat di Surodikraman, kecamatan Ponorogo. “Semoga 11 orang lainnya segera menyusul sembuh,”tandasnya.

Data kasus konfirm COVID-19 di Ponorogo per hari ini adalah jumlah Total terconform Positip Covid-19 sebanyak 39 orang dengan rincian
sembuh ada 26 orang,
isolasi dirumah sakit masih 11 orang dan yang meninggal ada 2 orang. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *