PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Sejumlah petani diwilayah desa Kunti, kecamatan Bungkal Ponorogo terpaksa panen dini tanaman padinya. Hal itu disebabkan serang wabah tikus yang sulit dibasmi.

Salah satu Petani, Sumarni, Rabu (1/7) mengatakan tikus beberapa Minggu ini telah memakan tanaman padi. “Makan akarnya sehingga tanaman padi mati,”terangnya.

Amar Ma’ruf petani lain mengatakan, sejak satu bulan serangan hama tikus dirasakan petani diwilayahnya. Ada sekitar lima hektar sawah mengalami kerusakan.

“Tikus memakan akar padi, dampaknya tanaman padi mati. Sehingga dapat dipastikan panen kali ini hasilnya menurun, bahkan beberapa petani terpaksa panen dini. Bagi tanaman padi yang rusak parah, maka tanaman padi digunakan sebagai pakai pakan sapi,”tambahnya.

Upaya yang dilakukan, lanjutnya, para petani memburu tikus dimalam hari. Namun karena jumlahnya banyak, hingga membuat petani kuwalahan. “Tiap malam berjaga disawah,”tandasnya.

Tak hanya padi, kata Ma’ruf, tanaman jagung juga turut diserang hama tikus. “Jagung juga rusak, hanya saja jumlahnya tak sebanyak padi,”pungkasnya. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here