MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Peristiwa lakalantas terjadi pada perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu pada desaJonggrang Kecamatan Barat  Kebupate Magetan. Dua orang tewas ditempat akibat tertabrak kereta api barang Jakarta – Surabaya.

Peristiwa naas yang menimpa pasangan suami istri Karimun 61 tahun, dan istrinya Sutrismi 51 tahun warga desa jongrang kecamatan Barat tersebut, terjadi Kamis (2/7) pagi hari tadi hari jam 06.30 wib. Tepatnya di perlintasan  rel kereta api  Km 178 + 6 tanpa palang pintu. Korban tertabrak pada saat hendak berangkat berjualan bersama suaminya di pasar Keras Ngawi.

Dari keterangan saksi dari TKP, korban sebenarnya sudah diteriaki warga pada sekitar perlintasan tanpa palang, bahwa ada kereta yang lewat, “Namun korban tidak menghiraukanya, di duga korban tidak mendengarnya,” terang saksi Rendi.

Tabrakan tidak dapat dihindarkan, kerasnya tabrakan membuat korban suami istri yang berboncengan dengan sepeda motor matic mio nopol AE 3616 KN tersebut terpental dan terseret kereta barang tersebut hingga sejauh 50 meter. Keduanya tewas ditempat kejadian. Dengan kepala suami pecah dan kepala istrinya hancur kaki kanan putus akibat tertabrak dan terlindas kereta. Sepeda motor yang Ia kendarai juga hancur.

Keterangan sementara Kanit Lakalantas Polres Magetan Ipda Agus Riyanto usai melakukan olah TKP. Mengatakan “Kejadian tersebut diduga karena korban kurang hati-hati pada saat melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu tersebut. Keterangan saksi saksi pada saat kejadian KA barang tersebut saat melintas pada perlintasan desa Jonggrang sudah membunyikan klakson berulang kali,” terangnya.

Lanjut Kanit Laka, namun dari pemeriksaan tanda peringatan berapa alarm pada pintu perlintasan tanpa palang  berupa suara pada saat kejadian tidak berbunyi, diduga rusak. ” Hati hati bila menyebrang pada perlintasan kereta api tanpa palang, usahakan menengok kanan kiri dulu, pastikan tidak ada kereta yang lewat baru menyebrang,” pungkasnya.

Selanjutnya kedua jenazah korban dievakuasi dengan ambulan kerumah sakit umum dokter Sayidiman Magetan, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here