MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Diam diam Kepala Desa Ngujung Kecamatan Maospati Magetan dilaporkan Badan Permusawaratan Desa (BPD) setempat Kepada Bupati Magetan Suprawoto. Laporan itu terkait atas dugaan penjualan tanah khas desa atau bengkok sebanyak 6 bidang tanah eks- pamong tanpa melalui mekanisme yang benar.

Dalam surat laporan BPD tertanggal 2 Juli 2020 tersebut menyebutkan, bahwa atas aspirasi dan masukan masyarakat, BPD mengkaji dan meneliti aduan, menemukan adanya indikasi tidakan yang merugikan keuangan negara dalam hal ini desa. Kepala desa diduga telah menyalagunakan kekuasaan, atas sewa tanah eks bengkok tanpa melalui mekanisme yang benar.

Dalam surat laporannya tersebut BPD juga sudah memberikan peringatan kepada Kepala Desa untuk mengembalikan uang sebesar 49 juta rupiah dari hasil penjualan bengkok, hingga tanggal 30 Juli lalu, namun tidak diindahkan oleh Kades. Atas dasar tidak ada itikad baik dari Kepala Desa, selanjutnya BPD melaporkanya kepada Bupati Magetan Suprawoto. Tembusan Inspektur Inspektorat Magetan, Kepala Dinas PMD dan Camat Maospati.

Dikonfirmasi Selasa (7/7) Plt. Inspektur Inspektorat Magetan, Imam Fauzi, membenarkan telah terima surat tembusan dari BPD desa Ngujung. Atas aduan di atas. ” Surat laporannya dan tembusan sudah sampai di Inspektorat, saat ini tim inspektorat masih menunggu disposisi Bupati untuk melakukan pemeriksaan terhadap dugaan penjualan tanah khas desa secara sepihak oleh Kapala Desa Ngujung,” terangnya.

Secara terpisah, Beni Ardi, Direktur LSM MAGETAN CENTER Corruption Watch, mendesak Bupati Magetan Suprawoto untuk menindak tegas oknum kades yang sewenang-wenang menjual aset desa tanpa mekanisme dan prosedur yang benar, “Ini sudah dapat dikatagorikan tindakan korupsi,” tegasnya.

Wartawan beberapa kali mencoba menemui Kades Ngujung untuk konfirmasi terkait ini, namun kepala desa sedang tidak berada di kantor. Salah satu staf desa mengatakan jika kepala desa sedang keluar. Hingga berita ini diturunkan Kades belum dapat dimintai keteranganya. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here