MAGETAN-JARRAKPOSJATIM-Warga desa Plumpung Kecamatan Plaosan Magetan, digemparkan oleh penemuan mayat membusuk di dalam sungai tertindih sepeda motor, Sabtu (11/7).

Peritiwa penemuan mayat disungai ini pertama kali diketahui oleh Budi Hargo (25) warga setempat saat melintas di jembatan, usai berbelanja.

“Sekitar jam 7 pagi, berangkat ke sawah lewat jalan barat jembatan pondok Al-Hidayatulmudtadiin desa  sampai sPlumpung. setelah dari sawah sekitar pukul 8 kembali lewat jalan jembatan lagi untuk ke warung membeli kopi dan air mineral. Usai dari warung kembali ke-sawah lewat jalan semula. Secara tidak sengaja melihat seperti ada boneka disungai. Setelah diperhatikan dengan sesama ternyata itu mayat manusia yang tertindih sepeda motor. Segera memanggil bapak yang berada di sawah untuk memberitahu warga yang lain”terangnya.

Temuan mayat dengan kondisi tertindih sepeda motor dan kondisinya sudah membusuk ini kemudian dilaporkan oleh perangkat desa Plumpung yang diteruskan ke pihak kepolisian Polsek Plaosan. Selanjutnya pihak kepolisian melakukan oleh TKP sebelum mayat tersebut diangkat.

Dengan dibantu pihak BPBD Magetan lengkap mengunakan APD, kesehatan puskesmas Plaosan beserta tim Inavis Polres Magetan mengangkat jenazah ke atas, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Plaosan, AKP Muhammad Munir, mengatakan pihaknya mendapati identitas mayat sebagai Tusaji alias Munji asal Desa Tempuran Kecamatan Paron Ngawi. Selain mayat pihaknya juga menemukan sebuah sepeda motor suzuki shogun warna hitam No. Pol 3157 KX.

“Saat ditemukan memakai celana panjang warna hitam Kaos lengan panjang warna biru, usia 35 tahun. Kondisinya sudah mengeluarkan bau tak sedap, pada saat ditemukan posisinya tertimpa sepeda motor. Dan belakangan diketahui mengalami keterbelakangan mental,” terang Kapolsek.

“Jenazah almarhum kita evakuasi kekamar jenazah RSUD dokter Sayidiman Magetan guna penyelidikan lebih lanjut, mengenai  penyebab pasti meninggal dan kenapa bisa berada di bawah jembatan, dalam kondisi mengenaskan tertindih motornya dan membusuk,”paparnya.

Kapolsek mengaku masih dalam penyelidikan, saat ini pihaknya akan segera menghubungi pihak keluarga susai alamat KTP di Kabupaten Ngwi. Untuk saat ini polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematiannya, masih dalam proses penyelidikan. (Dedy).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here