PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Sepandai-pandainya Tupai melompat pasti akan jatuh juga. Itulah pepatah bagi, EW (37), ST (43) dan SR (59), tiga pelaku pencurian kayu dihutan Perum Perhutani RPH Sawoo, BKPH Ponorogo Timur, KPH Lawu DS.

Ketiga pelaku menggunakan modus baru, dengan mengangkut kayu Sono hasil curian menggunakan mobil penumpang. Sehingga saat membawa kayu curian tidak dicurigai petugas. Namun polisi mampu mengendus modus para pelaku, hingga mampu membekuknya. Tak hanya membekuk tiga pelaku, polisi juga mengamankan KS (56), penadah kayu hasil curian.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendi Septiadi, Senin (13/7) mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari petugas Perhutani yang mendapati hilangnya pohon Sono, terutama di petak 136 RPH Sawoo. “Kita lakukan pengintaian, dan berhasil mengamankan tiga pelaku,”lanjutnya.

Kasat Reskrim juga mengatakan, selain tiga pelaku juga telah diamankan penadah hasil curian. “Diamankan barang bukti dua unit mobil penumpang yang digunakan pelaku mengangkut hasil curian. Gergaji, kapan dan tiga gelondong kayu disetiap mobilnya,”paparnya.

Total barang bukti yang dinamakan polisi sebanyak 30 gelondong kayu Sono, dengan kerugian ditaksir mencapai 23 juta rupiah. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here