PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Musim kemarau sudah mulai dirasakan sebagian warga Ponorogo. Dampaknya, lahan pertanianpun mulai mengering. Namun hal itu, tidak memutus semangat para petani untuk terus menanam.

Seperti yang terlihat didesa Tatung, Kecamatan Balong, Ponorogo, Jawa Timur, justru lahan kering ditanami tembakau yang hasilnya cukup menggiurkan.

Rudi Sugiharto, Kepala Desa Tarung, Selasa (21/7) mengatakan alasan penanaman tembakau ini dikarenakan musim kemarau panjang dari bulan Mei hingga Desember. “Diwilayah ini lahan kering, sulit air sehingga kurang bagus untuk tanaman pagi atau jagung,”lanjutnya.

Justru dengan Tembakau, lanjut Kepala Desa Tatung, kesejahteraan warga desa semakin meningkat. Keuntungan dalam satu hektar mencapai 100 juta. “Dan itu hanya membutuhkan air yang sedikit, justru jika kebanyakan air tanaman tembakau akan mati,”terangnya.

Salah satu petani tembakau, Leni Mutmainah mengaku dengan kondisi kesulitan air justru membawa berkah tersendiri. “Air minum saja jika kemarau panjang sulit. Tanaman tembakau sangat cocok disini, hanya butuh air sedikit dan perawatan mudah,”pungkasnya. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here