PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Pendamping LMDH berinisial LA warga jalan Mawar, kelurahan Nologaten, Ponorogo, Jawa Timur terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Ponorogo, Selasa (4/8).

OTT itu terkait pemerasan yang dilakukan pelaku terhadap Sujono, Ketua LMDH, wilayah Wonoharjo, Kecamatan Mlarak, Ponorogo.

Dalam aksinya, pelaku menyampaikan berita bohong, jika korban terjerat kasus korupsi bantuan benih jagung tahun 2019 silam. Melihat korbannya ketakutan, pelaku memberikan solusi dengan menjanjikan dapat membebaskan dari jeratan kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri Ponorogo.

Kajari Ponorogo Khunaifi Al Humami dalam keterangan rillisnya mengatakan, tersangka LA ini sengaja membuat surat panggilan palsu mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Ponorogo kepada Sujono, ketua LMDH untuk proses perkara korupsi benih jagung 2019. Kejaksaan Ponorogo selama ini tidak pernah menangani perkara tersebut.

“Berbekal surat panggilan palsu, korban mendatangi Kejaksaan Negeri Ponorogo pada tanggal 16 Juli 2020. Namun pelaku telah menunggu di pintu gerbang, sambil menunjukkan dokumen palsu yang berisi pembebasan kasus yang menjerat korban. Selain itu pelaku juga memberikan kwitansi senilai 24 juta sebagai tanda pembayaran atas pembebasan kasus itu,”terangnya.

Saat itu, lanjut Kajari, korban sempat memberikan uang sebesar 2 juta rupiah. Merasa ada yang janggal, korban melaporkan kejadian itu ke Kejaksaan Negeri Ponorogo.

“Hari ini, kita lakukan Operasi Tangkap Tangan, saat pelaku menerima uang sebesar 6 juta dari orang suruhan korban disebuah kafe dijalan Pramuka,”terangnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka yakni berupa kwitansi berstempel Kejaksaan Negeri Ponorogo dengan tanda tangan Kasi Pidsus, uang 6 juta rupiah dan surat panggilan palsu serta sejumlah dokumen lainnya. “Dari hasil pemeriksaan, pelaku ditetapkan sebagai tersangka,”tandasnya.

Setelah ditetapkan tersangka, LA langsung ditahan dirutan Ponorogo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here