Ming. Jan 17th, 2021

Jarrak POS

Besama Membangun Bangsa

Penasehat Hukum Tersangka LF Yakini Ada Tersangka Baru Dalam Kasus Pungli Bantuan Benih Jagung

1 min read

PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap LF yang dilakukan Kejaksaan Negeri Ponorogo, membuat Siswanto, penasehat hukum tersangka angka bicara.

Siswanto menyampaikan selain klientnya, walau tidak ada bukti, dugaan pungli juga masih ada dalam program bantuan benih jagung untuk Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di tahun 2019 itu.

“Jadi bantuan benih jagung untuk LMDH sudah dilaksanakan, masalahnya bukan di benihnya. Cuman, itu kaitan dengan pungli. Jadi ada pungli lain tapi tidak ada bukti sama sekali,”terangnya.

Ia juga mengatakan, pungli itu diduga dilakukan oleh oknum oknum petugas LMDH itu. Seharusnya, kalau memang itu berjalan sesuai prosedur apapun itu harus ada landasan hukumnya. “Jika ada landasan hukumnya nanti kan jelas alurnya. Menurut kasi Intel ini merupakan entri poin untuk masuk mengungkap kasus kasus lainnya,”tandasnya

Siswanto menyakini berdasarkan pengembangan penyelidikan pihak Kejaksaan Negeri Ponorogo akan menemukan fakta-fakta baru. “Yang tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka-tersangka baru,”terangnya.

Seperti diketahui, kasus OTT yang dilakukan Kejaksaan Negeri Ponorogo beberapa hari yang lalu, berawal saat LF, yang telah ditetapkan tersangka melakukan dugaan pemerasan terhadap korban, seorang ketua LMDH, diwilayah Mlarak Ponorogo.

Dalam aksinya, tersangka menyampaikan pada korban, jika telah terjerat kasus korupsi benih jagung. Tersangka, menjanjikan dapat membebaskan korban dari jeratan hukum, dengan membayar uang sebesar 26 juta.

Untuk menyakinkan korbannya, tersangka memberikan dokumen palsu seolah-olah dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri Ponorogo dan sebuah kuitansi pembayaran.

Saat pemberian uang 6 juta disebuah kafe itulah, tersangka terkena OTT Kejaksaan Negeri Ponorogo. (Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *