PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Setelah viral pemberitaan terkait perbedaan data pasien terkonfirm covid-19 dari Mikrobilogi Klinik RSUD Dr.Iskak Tulung Agung dengan data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Ponorogo beberapa hari kemarin, membuat resah sejumlah masyarakat Ponorogo.

Dengan membentangkan poster “Patuhi Protokol Kesehatan Sayangi Nyawa”, Sutyas Hadi Riyanto, salah satu warga desa Kauman Kecamatan Kauman rela berjalan kaki hingga puluhan kilo meter, untuk melaporkan ke Polres Ponorogo terkait kejanggalan 2 data yang berbeda itu.

Dalam keterangannya Sutiyas Hadi Riyanto mengatakan laporan tersebut dilakukan karena bersifat menyangkut nyawa banyak orang khususnya Ponorogo, untuk menindak lanjuti dan mengusut perbedaan data hasil lab tersebut.

“Dari hasil lab Mikrobiologi Klinik RSUD Dr.Iskak Tulung Agung menunjukan bahwa dari 10 hasil swab diantaranya 1 dinyatakan negatif, 7 yang merupakan anggota DPRD Ponorogo, 1 sopir dan 1 ajudan. Namun, dari Dinas Kesehatan Ponorogo mengeluarkan data yang berbeda dengan ditanda tangani Kepala Dinas tanpa disertai data dari RS Dr.Soetomo Surabaya,”terangnya.

“Apalagi Ketua DPRD Ponorogo berinisial S dari data RSUD Dr.Iskak Tulung Agung masuk dalam daftar terkonfirm positif covid-19, pada malam harinya malah menghadiri kegiatan pengukuhan BPD se Ponorogo yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Ponorogo,”terangnya.

“Apakah ini di sengaja untuk membinasakan masyarakat Ponorogo, seharusnya yang bersangkutan harus isolasi mandiri atau di rumah Sakit,ini justru malah menghadiri kegiatan tersebut yang dihadiri oleh orang banyak.Jelas yang bersangkutan tidak mematuhi aturan,”tegasnya.

Berarti, kata Sutiyas, secara tidak langsung yang bersangkutan menyebarkan virus covid-19. Ia memohon kepada Kepolisian untuk mengusut tuntas kejanggalan perbedaan data tersebut.

Dalam keterangan rilis yang dikatakan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni pada kemarin membenarkan data lab Mikrobiologi Klinik Dr.Iskak Tulung Agung yang sudah menyebar di masyarakat. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here