PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Dinilai ada dugaan melanggar penyalahgunaan wewenang menjelang Pilbup Ponorogo, terkait pinjaman Pemkab sebesar 200 milyar pada PT.Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Tim Pemenangan Paslon Sugiri Sancoko-Lisdyarita melaporkan ke Bawaslu Ponorogo, Senin (28/9).

Dalam keterangannya, Engki Bastian selaku Sekretaris Umum Tim Pemenangan Sugiri Sancoko-Lisdyarita melaporkan pengaduan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh petahana yakni Ipong Muchlissoni tentang hutang 200 milyar dari PT.SMI yang diduga penggunaanya akan dilakukan kepentingan kampanye dengan merujuk pada pasal 71 UU No 10 tahun 2016 ayat 3.

“Didalam ayat tersebut dijelaskan bahwa kepala daerah dalam hal ini Gubernur, Bupati dan Walikota dilarang menggunakan kewenangannya program maupun kegiatan yang merugikan salah satu paslon dalam waktu 6 bulan sebelum masa penetapan,”terangnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar Bawaslu Ponorogo agar segera menindak lanjuti laporan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku. Selain itu nanti juga akan dilaporkan ke Gakumdu. Masyarakat Ponorogo harus tahu mekanisme hutang itu seperti apa, agar masyarakat tidak terbohongi, agar pemilu ini berjalan Jurdil,”paparnya.

Sementara itu Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Ponorogo, Marji menjelaskan pelaporan dari salah satu tim pemenangan ini nanti paling lama 3 hari akan melakukan kajian awal untuk keterpenuhan secara formil dan meteriil. Ia juga menjelaskan bila dugaan penyalahgunaan wewenangan salah satu paslon mengenai tindakan yang menguntungkan paslon tersebut yang tertuang dalam UU No 10 tahun 2016 pasal 71. “Untuk sangsinya bila terbukti unsur tersebut maka akan terjadi pembatalan,”tukasnya.(Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here