PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Laporan dugaan pelanggaran pemilu kembali diterima Bawaslu Ponorogo. Kali ini, Engky Bastian melaporkan dugaan keterlibatan Sekretaris Daerah, selaku ASN dalam pelanggaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Sabtu siang (3/10).

Seusai menyampaikan laporan Engky Bastian menjelaskan, jika pihaknya telah melaporkan Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, terkait dugaan pelanggaran kampanye dalam Pilkada Ponorogo 2020. “Saat saya baca disebuah media on line pada tanggal 27 September 2020. Terkait statmen Sekda yang menyatakan, program Pak Ipong Muchlissoni selaku Bupati akan memberikan dana 2 juta per RT dan 1 juta per Dasawisma,”terangnya.

Ia menambahkan, hal itu dinilai ada dugaan pelanggaran kampanye, pasalnya Sekretaris daerah, selaku ASN harusnya bersikap netral. Apalagi Bawaslu, saat ini sedang gencar-gencarnya menggelar sosialisasi soal tujuh larangan ASN disaat kampanye. “Selfi saja tidak boleh, apalagi ini memberikan pernyataan yang merugikan Paslon nomor 01, Sugiri Sancoko dan Lisdyarita,”paparnya.

Lebih lanjut Engky Bastian mengatakan berdasarkan pasal 71 ayat 1 UU NO. 10 Tahun 2016, “Bahwa Sekda diduga melakukan pelanggaran,”tandasnya.

Sementara Marji, Kordiv Penanganan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Ponorogo mengatakan, hari ini pihaknya menerima laporan yang masih dilakukan kajian terlebih dahulu. “Kita lihat apakah terpenuhi syarat formil dan materiilnya. Jika terpenuhi maka langsung bisa kita register dan ditindaklanjuti,”terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here