PACITAN-JARRAKPOSJATIM-Kabupaten Pacitan memiliki 166 Desa dan 5 Kelurahan yang tersebar di 12 Kecamatan, dengan geografis yang mayoritas adalah pegunungan membuat masyarakat terkadang engan mengurus administrasi karena jarak yang begitu jauh untuk sampai ke pusat Kota.

Dengan melihat situasi demikian, Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Yudi Sumbogo dan Isyah Ansori atau Mbois akan menginovasi pelayanan publik, satu di antaranya program Smart Kampung atau Desa.

Program tersebut merupakan pelayanan publik berbasis teknologi informasi di desa-desa.

“Smart Kampung merupakan penguatan pelayanan publik unggul berbasis desa, berpadu dengan pemberdayaan ekonomi, penguatan SDM, dan peningkatan infrastruktur,”ujar Yudi Sumbogo kepada pewarta,Minggu (11/10/2020).

Yudi Sumbogo menambahkan, Jika pihaknya mengadopsi program dari Kabupaten Banyuwangi yang menjadi Kabupaten percontohan tingkat Nasional dengan program tersebut.

Selama ini dengan program Smart Kampung, desa-desa di Kabupaten Banyuwangi kian kreatif berinovasi. Banyak desa yang meraih penghargaan karena inovasi layanan publik melalui Smart Kampung.

“Hal ini akan kita terapkan di Kabupaten Pacitan disaat Mbois memimpin nanti, Agar Pacitan bisa bersaing dengan Kabupaten lainnya yang lebih maju,”tambah pria yang juga Wakil Bupati Pacitan tersebut.

Lebih lanjut Yudi Sumbogo mengatakan, Pihaknya pernah berkunjung ke Banyuwangi dan ada satu desa yang meraih penghargaan “Desa Wisata Award” dari Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT).

Desa tersebut dinobatkan menjadi desa wisata terbaik se-Indonesia dalam kategori pemanfaatan jejaring bisnis.

“Jika program tersebut di terapkan di Pacitan yang memiliki segudang Pariwisata yang mendunia,maka desa-desa wisata yang ada akan lebih maju serta kreatif dalam pengembangan produk-produk di desa tersebut,sehingga bisa menambah penghasilan bagi masyaraatnya,”jelasnya.

Salah satu wujud program Smart Kampung adalah menaikkan Alokasi Dana Desa untuk meningkatkan pelayanan publik hingga tingkat desa dan RT/RW, Namun bagi Mbois itu tidak menjadi kendala,karena Mbois sejalur dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat sehingga lebih mudah kordinasi serta realisasinya.

“Selain itu juga pembangunan jalan penghubung antar desa,antar Kecamatan harus di tingkatkan, sehingga dengan insfratuktur yang baik maka ekonomi masyarakat juga baik serta maju,” tambah Yudi.

Dia juga Menambahkan, Dengan progam Smart Kampung yang digagas oleh Mbois ini juga bakal meningkatkan kualitas mekanisme pengaduan publik.

“Termasuk kami siapkan skema evaluasi kinerja bupati dan wakil hingga RT/RW. Pengurus RT/RW kami libatkan mengevaluasi kinerja kami lewat sistem Smart Kampung tersebut,”imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Mbois Heru Setyanto mengatakan, apa yang telah menjadi program dari Pasangan Mbois pastinya bisa dengan mudah terealisasi, jika Mbois Menang dalam Pilkada nanti. Karena antara Pemerintah Pusat,Provinsi dan Kabupaten segaris.

“Saya percaya dan yakin dengan Mbois, dan mari kita menangkan Pasangan Yudi Sumboho dan Isyah Ansori agar semua program-program untuk kemajuan masyarakat Pacitan terwujud,”tegas legislator dari PDIP tersebut.

“Kami percaya dan yakin dengan Yudi Sumbogo – Isyah Ansori dapat menjaga kesinambungan serta melanjutkan program yang ada dan program ungulan dari Mbois, Kalau tidak percaya dengan Mbois,tentu kami tidak akan memperjuangkan kemenangan beliau menjadi Bupati dan wakil bupati Pacitan,”tandas Heru.(Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here