PONOROGO-JARRAKPOSJATIM-Sungguh tega apa yang dilakukan S, (45), warga desa Temon, Kecamatan Sawoo Ponorogo. Bukannya menjaga anak tirinya yang masih berusia belia, tapi justru dipaksa untuk memuaskan nafsu bejatnya.

Akibatnya, HC (15), yang masih duduk di bangku sekolah itu hamil 5 bulan. Diketahuinya perbuatan bejat pelaku, saat SH, istri sekaligus ibu korban, bermimpi anak gadisnya masuk kamar mandi dengan diikuti pelaku. Atas mimpi itulah, HS pulang kampung untuk melihat kondisi anaknya. Namun, bak kesambar petir disiang hari, ia mendapati anaknya hamil.

“Pelaku leluasa berbuat pada korban karena istrinya sedang bekerja di Surabaya. Selain itu, pelaku mengancam korban agar tidak memberitahu siapapun,”jelas AKBP Mochamad Nor Azis, Kapolres Ponorogo dalam Press Realease di Mapolres, Kamis (12/11).

Kapolres juga mengatakan, ibu korban yang mendapati putri yang masih belia telah dinodai hingga hamil, segera melaporkan ke polisi. “Kita amankan pelaku dan akan dijerat dengan pasal 81 ayat 2 dan 3 Undang-undang nomor 23 tahun 2002, dengan ancaman paling singkat 5 tahun dengan denda paling banyak 5 miliar,”jelasnya.

Berbagai barang bukti diamankan polisi, seperti tikar hingga baju korban. (Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here