PONOROGO-JARRAKPOSJATIM- Face off jalan HOS Cokroaminoto dipastikan berjalan mulus. Permasalahan yang sempat mengemuka di media terkait aset PT KAI, ternyata tidak ada kendala.

Hal itu terungkap PT. KAI Daop Madiun bersama Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menggelar pertemuan, Rabu (5/5).

Dalam pertemuan itu Buaoti juga didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Lingkungan Hidup.

Sementara dari pihak PT. KAI terlihat hadir Hendra Wahyono, Vice Presiden Daop 7 Madiun, Basuki Menejer Komersialisasi Non Angkutan, Ardian Manajer Hukum dan Ixfan Hendri Wintoko Manajer Humas.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko usai rapat mengatakan pertemuannya dengan PT KAI ini dalam rangka merumuskan banyak hal.

Mulai dari jalan HOS Cokroaminoto, aset PT KAI di Ponorogo hingga skema rencana jangka panjang menghidupkan kembali rel kereta api.

“Terkait aset KAI yang terkena program face off, sudah klir. Tidak ada masalah. Secara prinsip tinggal ditindaklanjuti surat menyurat,” ungkap Bupati Sugiri Sancoko.

Menurutnya, antara PT KAI dan Pemkab Ponorogo selama ini memang tidak ada masalah.

Sebab program face off itu tidak mengurangi aset PT KAI sedikit pun. Sebaliknya malah dipercantik.

“Pakai jalan dipakai apa saja. Tidak mengurangi apapun tapi malah memberikan keindahan,” ungkapnya.

Tidak hanya jalan HOS, kata Bupati Sugiri, Pemkab selama ini juga menjaga aset PT KAI di seputaran wilayah di Kota Reyog.

“Pasar stasiun lebih indah, termasuk aset di daerah atau kecamatan lain biar bagus biar indah,” tandasnya.

Adanya pertemuan ini pun menjawab pertanyaan publik soal aset PT KAI yang terkena pelebaran pedestrian program face off 99 hari kerja Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tersebut.

“Saya dan KAI ini bukan orang lain, tetap baik, dan tetap komunikasi. Jadi sudah lah tidak ada masalah,” pungkasnya.(Dedy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here